“Ketika kita mengurus BKMT, sejatinya kita sedang mengurus masa depan anak-anak. Ada pepatah yang mengatakan perempuan adalah tiang negara dan ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya,” ungkap Sujiwo.
Lebih lanjut, ia mendorong agar BKMT tidak hanya berfokus pada kegiatan kajian keagamaan, tetapi juga merambah ke ranah sosial kemasyarakatan.
Hal ini mencakup aksi kemanusiaan, kepedulian lingkungan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Jawab Tantangan Daerah, Bupati Sujiwo: Saya dan Wabup Harus Kerja di Atas Luar Biasa
BKMT diharapkan mampu menggerakkan seluruh lini organisasi, mulai dari tingkat kecamatan hingga majelis taklim di akar rumput, untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah.
Sinergi ini dianggap penting guna mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat.
“Saya yakin apabila BKMT turut mengambil peran membantu program-program pemerintah, maka cita-cita mewujudkan masyarakat Kubu Raya yang sejahtera dapat semakin cepat terwujud,” pungkasnya.
(FR)
















