Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Departemen Pertahanan Amerika Serikat meluncurkan agen kecerdasan buatan Gemini untuk lebih dari tiga juta pegawai sipil dan militer. Integrasi teknologi ini bertujuan mempercepat penyelesaian tugas administratif pada jaringan operasional.
Sistem komputasi kecerdasan buatan ini siap membantu berbagai tugas harian para pegawai. Pejabat Penelitian dan Rekayasa Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Emil Michael, memastikan teknologi ini merampingkan beban kerja instansinya secara signifikan.
“Delapan agen yang sudah dibuat sebelumnya akan membantu otomatisasi tugas seperti merangkum catatan rapat, menyusun anggaran, dan memeriksa kesesuaian tindakan yang diusulkan terhadap strategi pertahanan nasional,” ungkap Emil Michael.
Baca Juga: Kepala Tim Robotika OpenAI Mundur Imbas Kesepakatan Kontroversial dengan Pentagon
















