Bantu Kebutuhan Lebaran, TP PKK Pontianak Salurkan 1.500 Paket Sembako Murah

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Ketua TP PKK Yanieta Arbiastutie berfoto bersama kader posyandu dan penerima manfaat di depan tenda Operasi Pasar di halaman Kantor Wali Kota. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Ketua TP PKK Yanieta Arbiastutie berfoto bersama kader posyandu dan penerima manfaat di depan tenda Operasi Pasar di halaman Kantor Wali Kota. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak menggelar pasar murah sebagai bentuk kepedulian bagi kader dan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Sebanyak 1.500 paket sembako dengan harga terjangkau disalurkan untuk membantu meringankan beban ekonomi akibat fluktuasi harga pangan, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Wali Kota Pontianak Pastikan Stok BBM Aman, Penimbun Akan Ditindak Tegas

Kegiatan yang dipusatkan di halaman belakang Kantor Wali Kota Pontianak ini menyasar para kader PKK, kader posyandu, guru PAUD, hingga anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).

Sinergi ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi bagi para pekerja sosial yang selama ini melayani masyarakat secara sukarela.

Ketua TP-PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menjelaskan, paket sembako seharga Rp77.500 tersebut berisi beras medium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.

Guna melengkapi kebutuhan lebaran, sebagian paket juga menyertakan 10 butir telur atau satu botol sirup sebagai pelengkap.

“Sebanyak 1.500 paket kami siapkan. Sebagian mendapatkan telur dan sebagian mendapatkan sirup, namun semua tetap mendapatkan paket sembako inti. Ini adalah bentuk kepedulian kami dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran,” jelas Yanieta.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang hadir meninjau kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif TP PKK bersama mitra pendukung lainnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Warga, Disnaker Pontianak Jadwalkan 10 Pelatihan Kerja Sepanjang 2026

Ia menegaskan bahwa selain pasar murah, pemerintah kota terus memantau ketersediaan stok pangan di pasar-pasar tradisional agar tetap aman terkendali.