Jaringan Telkomsel di Pontianak Dikeluhkan Lemot Dua Pekan, Warga Sulit Transaksi M-Banking dan Kirim Data

"ILUSTRASI - Warga Pontianak mengeluhkan jaringan Telkomsel yang lemot dan sering hilang sinyal selama dua pekan terakhir. Kondisi ini menghambat transaksi m-banking dan aktivitas digital."
ILUSTRASI - Warga Pontianak mengeluhkan jaringan Telkomsel yang lemot dan sering hilang sinyal selama dua pekan terakhir. Kondisi ini menghambat transaksi m-banking dan aktivitas digital. (Dok. Ist)

Keluhan serupa disampaikan Aji, pengguna Telkomsel lainnya di Pontianak. Ia mengatakan gangguan jaringan membuat pekerjaannya ikut terhambat.

“Sering loss signal, jadi pekerjaan juga ikut terhambat. Kemarin mau kirim video ke grup WhatsApp kantor saja susah. Transaksi m-banking susah, bayar pakai QRIS juga sering gagal karena jaringan,” ujar Aji.

Menurut Aji, lambatnya koneksi internet tidak hanya terjadi pada jam tertentu, tetapi kerap muncul secara berulang dalam beberapa hari terakhir.

Ia berharap operator segera memperbaiki kualitas layanan karena jaringan internet kini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Bahkan, menurutnya, beberapa mesin ATM juga mengalami kendala jaringan sehingga transaksi tidak dapat berjalan maksimal.

Fakta Kalbar telah berupaya meminta konfirmasi kepada General Manager PT Telkom Indonesia wilayah Kalimantan Barat, Tedi Rukmantara, yang dari berbagai informasi turut menangani koordinasi anak usaha Telkom, termasuk Telkomsel.

Tedi mengatakan akan meneruskan pertanyaan tersebut kepada pihak Telkomsel. “Saya coba teruskan ya ke teman Telkomsel, atau Mas Edy bisa langsung WA ke Mbak Lydia,” ujarnya melalui pesan singkat.

Lydia yang disebut menjabat sebagai HAI (Hubungan Antar Instansi) & Support Officer kemudian memberikan tanggapan singkat saat dikonfirmasi.

“Selamat pagi pak, izin setelah kami identifikasi dan telusuri dikarenakan beberapa pertanyaan di atas terkait dengan layanan Telkomsel kami sarankan untuk dapat langsung mengunjungi Grapari Telkomsel sehingga dapat memperoleh informasi yang lebih akurat,” tulisnya.

Masyarakat berharap operator segera melakukan perbaikan agar layanan kembali normal dan tidak terus mengganggu aktivitas digital maupun transaksi keuangan.

Terlebih, pelanggan merasa telah membayar layanan yang disediakan sehingga mereka berharap mendapatkan kualitas jaringan dan pelayanan yang maksimal.

Baca Juga: Aksi Pencurian Kabel Tower Telkomsel di Sanggau Digagalkan, Tiga Pelaku Dibekuk di Ambawang

(*Red)