“Ini hadiah istimewa bagi Ketapang, karena hari merupakan hari jadi Ketapang yang ke 608,” kata bupati kepada sejumlah media yang meliput penerbangan perdana ini.
Langkah perluasan akses transportasi Pemerintah Kabupaten Ketapang dipastikan tidak akan berhenti pada peresmian jalur menuju Pangkalan Bun, Provinsi Kalimantan Tengah saja.
Alexander Wilyo juga menginformasikan sebuah rencana strategis lanjutan terkait pembukaan rute penerbangan langsung menuju ibu kota.
Rencananya, akses penerbangan komersial langsung yang menghubungkan Kabupaten Ketapang dengan Jakarta akan mulai direalisasikan dan beroperasi pada pertengahan tahun 2026 ini.
Pembukaan berbagai akses penerbangan ini dinilai sebagai langkah taktis pemerintah daerah dalam membuka keterisolasian wilayah dan menarik minat investor.
Dengan adanya jalur udara yang lebih efisien, sektor pariwisata, perdagangan, hingga jasa logistik di Kabupaten Ketapang diproyeksikan akan mengalami peningkatan aktivitas.
Para pelaku usaha kini memiliki alternatif transportasi yang jauh lebih efisien dari segi waktu dibandingkan harus menempuh jalur darat atau laut yang memakan waktu belasan jam perjalanan antarkota.
Keberadaan fasilitas penerbangan yang semakin melengkapi rute operasional di Bandara Rahadi Oesman ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, otoritas penyelenggara bandara, dan pihak maskapai penerbangan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan layanan rute-rute strategis di masa mendatang.
(*Red)
















