Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Standar kekayaan global mengalami pergeseran signifikan pada tahun 2026. Seseorang membutuhkan aset senilai puluhan miliar rupiah untuk menembus batas status sosial kelompok masyarakat kelas atas.
Individu memerlukan total kekayaan bersih sekitar Rp33,8 miliar hingga Rp84,4 miliar untuk masuk ke dalam kategori tersebut.
Angka kekayaan tersebut sangat bergantung pada lokasi tempat tinggal seseorang. Individu yang menetap di kawasan perkotaan dengan biaya hidup tinggi tentu membutuhkan nilai aset mendekati batas maksimal.
Baca Juga: Kekayaan Pangan Lokal: 5 Alasan Mengapa Singkong Sangat Baik untuk Tubuh
Namun, status kelas atas saat ini tidak sekadar berpatokan pada besaran nominal aset semata. Kelompok masyarakat ini membangun sistem keuangan yang berkelanjutan agar mereka mampu bertahan menghadapi berbagai guncangan ekonomi tanpa masalah.
Konsultan keuangan, Kevin Marshall, menyebutkan bahwa cara seseorang mengelola uang menentukan status sosial mereka yang sebenarnya.
“Perbedaan antara kelas menengah dan kelas atas bukan hanya soal nominal kekayaan, tetapi juga tentang perilaku finansial,” ujar Kevin Marshall.
Senada dengan hal tersebut, penasihat investasi, Chris Heerlein, menegaskan pentingnya stabilitas ekonomi sebuah keluarga.














