Pekerja Alami Kelelahan Mental Akibat Sering Pakai AI

Ilustrasi - Riset terbaru menemukan pekerja yang terlalu sering menggunakan kecerdasan buatan rentan mengalami kelelahan mental dan kesulitan fokus di tempat kerja. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Riset terbaru menemukan pekerja yang terlalu sering menggunakan kecerdasan buatan rentan mengalami kelelahan mental dan kesulitan fokus di tempat kerja. (Dok. Ist)

“Kadang satu tugas selesai dalam lima detik, yang lain butuh 50 detik, dan yang lain lagi lima menit. Jadi kita terus berganti fokus,” ungkap Jack Downey.

Baca Juga: Psikologi Sosial: Kenapa Menghadapi Orang Bebal Jauh Lebih Melelahkan Daripada Orang Jahat?

Memicu Kesalahan dan Keinginan Berhenti

Pekerja yang mengalami kelelahan mental cenderung lebih sering membuat kesalahan saat menjalankan tugas utama mereka. Kondisi ini meningkatkan kelelahan dalam mengambil keputusan hingga tiga puluh tiga persen.

Fenomena tersebut juga mendorong peningkatan niat karyawan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan hingga hampir sepuluh persen.

Peneliti menyarankan perusahaan mendesain ulang cara kerja dan memberikan pelatihan yang tepat agar pemakaian teknologi ini tidak merusak kesehatan mental pekerja.

(*Sr)