Tentara Indonesia ke Gaza Tuai Protes Pro-Israel, Menlu Tegaskan Misi Kemanusiaan

Pasukan TNI bersiap melaksanakan tugas negara. Indonesia berencana mengirimkan pasukan untuk misi perdamaian ISF di Jalur Gaza. (Dok. Antara)
Pasukan TNI bersiap melaksanakan tugas negara. Indonesia berencana mengirimkan pasukan untuk misi perdamaian ISF di Jalur Gaza. (Dok. Antara)

“Pihak Palestina ada di sana, dan mereka sudah tahu, sudah paham. Kemudian kita juga sudah menyampaikan caveat (syarat) nasional kita, jadi semuanya sudah terlibat,” kata Sugiono saat memberikan keterangan pers di Washington DC, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Siapkan 8.000 Personel ke Gaza, TNI Tunggu Keputusan Politik dan KTT Board of Peace

Sebelumnya, beredar laporan dari lembaga penyiaran publik Israel, KAN, yang menyebutkan bahwa ribuan tentara Indonesia akan bertugas di kawasan sensitif seperti Rafah dan Khan Younis.

Laporan tersebut juga mengisukan bahwa pasukan ISF, termasuk dari Indonesia, bakal ikut serta mendemiliterisasi Gaza dengan cara menghancurkan infrastruktur militer dan melucuti persenjataan Hamas.

Namun, Menlu Sugiono secara tegas menyanggah kabar tersebut.

Ia memastikan bahwa tugas tentara Indonesia di Gaza bukanlah untuk melucuti senjata atau mendemiliterisasi terowongan bawah tanah milik Hamas.

Kehadiran pasukan Indonesia murni bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat sipil dari kedua belah pihak serta mengawal kelancaran upaya kemanusiaan di lapangan.

(FR)