Faktakalbar.id, JAKARTA – Rencana pengiriman tentara Indonesia ke Jalur Gaza, Palestina, untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) memicu kecemasan dari kelompok pro-Israel, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Jet Tempur F-22 AS Dikerahkan ke Israel di Tengah Ancaman Konflik Iran
Ketua Nasional Americans For A Safe Israel (AFSI), Moshe Phillips, secara terbuka mendesak Israel agar mencegah kedatangan tentara Indonesia.
Phillips menilai penempatan pasukan tersebut sebagai kesalahan strategis lantaran Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dan secara tegas menolak mengakui kedaulatan Israel.
Menurutnya, tentara Indonesia tidak akan bertindak sebagai aktor netral dalam upaya perdamaian di kawasan tersebut.
Merespons dinamika pengiriman pasukan, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa pengerahan personel Indonesia untuk bergabung dengan ISF telah dikoordinasikan secara matang.
Ia memastikan bahwa langkah ini telah disepakati dengan berbagai pihak terkait.














