Faktakalbar.id, PONTIANAK – Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK) melakukan evaluasi terhadap satu tahun masa kepemimpinan pasangan Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan.
Fokus utama sorotan mahasiswa tertuju pada capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dinilai masih belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Koordinator FKBK, Syariful Hidayatullah menyatakan bahwa aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak masih menjadi persoalan mendasar yang menghambat kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Barat.
“IPM bukan sekadar angka statistik, tetapi gambaran nyata dari kualitas hidup masyarakat. Ketika IPM masih rendah, artinya masih ada persoalan mendasar yang harus segera dituntaskan,” ujar Syariful saat ditemui pada Rabu (25/2/2026).
Baca Juga: Pimpin Upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Muhammadin Paparkan Capaian Positif Pembangunan
Syariful memaparkan bahwa posisi IPM Kalimantan Barat saat ini masih tergolong rendah jika disandingkan dengan provinsi lain, termasuk di lingkup Pulau Kalimantan.
Berdasarkan fakta lapangan, FKBK menemukan adanya ketimpangan akses yang tajam, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan.
















