Baca Juga: Pemkot Singkawang dan Balai Bahasa Kalbar Mulai Revitalisasi Bahasa Melayu di Sekolah
Di saat yang bersamaan, Dinas Kominfo gencar menyusun materi sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peruntukan nomor darurat tersebut, khususnya terkait ancaman panggilan iseng yang dapat menghambat pertolongan medis atau keamanan yang sebenarnya.
“Peluncurannya menjadi atensi kami dalam waktu dekat, karena jika tidak diluncurkan maka kita tidak maju-maju. Sembari mengedukasi masyarakat terkait pencegahan ghost call, prank call, dan lainnya,” ujarnya.
Melalui perbaikan sistem yang berkelanjutan, Pemkot Singkawang optimistis program SIGAP 112 Singkawang dapat segera menjadi fasilitas andalan warga di saat genting.
“Layanan ini buat masyarakat, kita akan maksimalkan apapun yang bisa kita berikan supaya masyarakat merasa dekat dan percaya dengan pemerintah,” ujarnya.
(*Red)
















