“Nyeri fisiologis biasanya terjadi satu sampai dua hari dan pola sakitnya relatif sama setiap bulan. Kalau intensitasnya makin meningkat atau durasinya makin lama, itu patut dicurigai,” jelasnya.
Pengaruh Pola Makan Sehat
Penelitian terbaru menemukan peran mikrobiota usus dalam perkembangan endometriosis. Ketidakseimbangan bakteri baik memicu peradangan. Kondisi ini meningkatkan kadar hormon estrogen penderita.
Sharifah menganjurkan perempuan menerapkan pola makan sehat. Langkah ini menekan risiko dan peradangan. Perempuan wajib mengonsumsi makanan tinggi probiotik, serat, serta antioksidan. Pasien juga perlu menghindari makanan olahan dan tinggi lemak jenuh.
“Pola makan yang baik dapat membantu menekan proses inflamasi dan menjaga keseimbangan hormon,” ujarnya.
Edukasi sejak dini memegang peran penting. Perempuan muda perlu memahami batas normal nyeri haid. Penanganan awal mampu menekan risiko komplikasi dan kemandulan.
“Kita perlu mengubah pola pikir bahwa semua nyeri haid itu normal. Perempuan berhak hidup tanpa rasa sakit yang berlebihan setiap bulan,” pungkasnya.
(*Sr)
















