“Geliat ekspor ini adalah bukti kualitas produk kita diakui dunia. Kami mengimbau para eksportir untuk selalu mendaftarkan media pembawanya ke Karantina. Jangan takut, karena prosesnya mudah, transparan, dan kami siap melakukan pendampingan hingga produk Anda layak terbang ke pasar global,” ungkap Noval.
Sebagai informasi, kedua buah primadona ekspor ini memiliki karakteristik yang sangat unik. Buah dabai dikenal dengan kulit hitam pekat dan daging kuning yang lembut.
Cara menikmatinya pun sangat khas, yakni direndam dalam air hangat hingga lunak, lalu disantap bersama taburan garam atau gula.
Di sisi lain, asam keranji merupakan buah musiman dengan cangkang keras rapuh yang menyimpan rasa asam-manis yang menyegarkan di dalamnya.
(FR)
















