Kapuas Hulu dan Sintang Waspada Hujan, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Kalbar

Tabel prakiraan potensi hujan harian untuk wilayah provinsi Kalimantan Barat yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 26 Februari hingga 4 Maret 2026. (Dok. BMKG Kalbar)
Tabel prakiraan potensi hujan harian untuk wilayah provinsi Kalimantan Barat yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 26 Februari hingga 4 Maret 2026. (Dok. BMKG Kalbar)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat 22 Februari 2026: Potensi Hujan Ringan hingga Sedang

Meskipun laporan secara umum didominasi oleh kondisi basah, prakiraan cuaca Kalimantan Barat juga mengidentifikasi adanya fase berawan atau hari tanpa hujan di beberapa titik strategis.

Wilayah ibu kota, yakni Kota Pontianak, serta Kabupaten Mempawah diprakirakan tidak akan mengalami turunnya hujan pada tanggal 1 hingga 2 Maret 2026.

Kondisi cuaca berawan serupa juga diprediksi akan menyelimuti wilayah pesisir Kota Singkawang pada rentang tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2026.

Adanya jeda hari tanpa hujan di sejumlah wilayah tersebut secara langsung berkorelasi dengan meningkatnya risiko kerawanan bencana hidrometeorologi kering.

Oleh karena itu, pihak BMKG secara tegas mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat mengenai tingginya potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sebagian wilayah Kalimantan Barat sejak tanggal 26 Februari hingga 4 Maret 2026.

Seluruh lapisan masyarakat beserta pihak korporasi perkebunan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembukaan dan pembersihan lahan dengan metode pembakaran demi meminimalisasi risiko timbulnya kabut asap.

(*Red)