Buka Festival Cap Go Meh Pontianak, Edi Angkat Simbol Toleransi di Tengah Ramadan

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan Pekan Promosi dan Kuliner yang menandai pembukaan Festival Cap Go Meh 2026. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan Pekan Promosi dan Kuliner yang menandai pembukaan Festival Cap Go Meh 2026. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kami berkomitmen, bagaimana membuat Pontianak terasa nyaman. Tidak hanya bagi warga, tetapi juga bagi tamu yang datang. Di kota ini, mimpi dan harapan warganya dapat digantungkan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Pontianak, Hendri Pangestu Lim, menyebutkan bahwa setelah pembukaan, agenda akan dilanjutkan dengan prosesi “buka mata” pada 1 Maret 2026.

Mulai pukul 06.00 pagi, sebanyak 49 replika naga akan menjalani ritual tersebut di Klenteng Kwang Tie Bio, Jalan Diponegoro.

Puncak acara akan dimeriahkan dengan atraksi Naga Bersinar di sepanjang Jalan Gajahmada pada 3 Maret mendatang. Waktu dan rute pelaksanaan tahun ini disesuaikan secara khusus untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah.

“Naga bersinar mulai jam sembilan malam, karena menghormati saudara muslim kita yang tarawih. Rutenya dimulai dari depan Hotel Avara sampai Jalan Budi Karya, dengan panggung utama di depan Hotel Harris,” jelas Hendri.

Hendri menambahkan, rute pawai kali ini lebih pendek dan hanya memiliki satu ruang pertunjukan agar arakan tersebut dipastikan selesai sebelum waktu sahur tiba.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kelancaran festival tahun ini,” tutupnya.

(FR)