Aturan Polisi Pakai Senjata Api: Kapan Petugas Boleh Menembak?

Ilustrasi - Pahami aturan polisi pakai senjata api menurut Perkapolri. Artikel ini mengulas syarat ketat dan prosedur penggunaan kekuatan oleh petugas. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Pahami aturan polisi pakai senjata api menurut Perkapolri. Artikel ini mengulas syarat ketat dan prosedur penggunaan kekuatan oleh petugas. (Dok. Ist)

Tahapan Prosedur yang Wajib Dilalui

Dalam situasi normal, polisi harus mengikuti urutan prosedur sebelum menembak sasaran:

  • Memberikan perintah lisan yang jelas.

  • Memberikan tembakan peringatan ke udara (jika situasi memungkinkan).

  • Menembak untuk melumpuhkan (bukan membunuh) jika peringatan tidak digubris.

Petugas wajib segera menghentikan tembakan setelah ancaman hilang atau pelaku menyerah. Selain itu, polisi harus memberikan bantuan medis kepada sasaran yang terluka akibat tembakan tersebut.

Baca Juga: Sita 4,19 Gram, Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Air Upas Saat Transaksi

Sanksi Bagi Pelanggar Prosedur

Setiap penggunaan senjata api wajib mendapatkan laporan resmi kepada atasan. Jika hasil investigasi menunjukkan adanya penyimpangan, oknum petugas akan menghadapi sidang kode etik hingga peradilan pidana.

Masyarakat berhak mempertanyakan legalitas sebuah penembakan jika merasa petugas bertindak secara berlebihan. Transparansi dalam penggunaan kekuatan menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

(*Sr)