Faktakalbar.id, CHERBOURG – Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale) resmi memulai uji coba laut untuk kapal selam serang bertenaga nuklir terbarunya, De Grasse, yang bertolak dari galangan kapal Cherbourg, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: Peringatan Keras Rusia: Angkatan Laut Siap Terobos Jika Barat Nekat Blokade Laut
Uji coba laut ini menandai tonggak penting dari fase lanjutan program Barracuda, sebuah inisiatif strategis pemerintah Prancis untuk menggantikan armada kapal selam kelas Rubis.
Rencana pembaruan alutsista bawah laut ini diproyeksikan akan terus berlanjut dan diperpanjang hingga tahun 2030 mendatang.
De Grasse sendiri merupakan kapal selam kelas Suffren keempat yang dijadwalkan akan diserahterimakan kepada Angkatan Laut Prancis pada tahun 2026.
Secara dimensi, kapal selam canggih ini memiliki bobot permukaan mencapai 4.700 ton dan 5.100 ton saat menyelam.
Baca Juga: Masuk Wilayah Ilegal, TNI AL Thailand Lepas Tembakan Peringatan ke Kapal Nelayan Malaysia
Dengan panjang 99 meter dan diameter 8,8 meter, De Grasse dirancang untuk mampu menyelam hingga kedalaman lebih dari 350 meter dan melesat dengan kecepatan di atas 25 knot.
Ketangguhan kapal ini didukung oleh sistem propulsi hibrida yang mengandalkan reaktor air bertekanan berdaya 150 MW.
Reaktor ini merupakan turunan dari teknologi yang digunakan di atas kapal selam rudal balistik (SSBN) kelas Triomphant dan kapal induk Charles-de-Gaulle.
Propulsi tersebut juga didukung oleh satu turbin, dua turbogenerator, dan dua motor listrik yang memungkinkan kapal beroperasi di laut selama 70 hari berturut-turut, dengan tingkat ketersediaan mencapai lebih dari 270 hari per tahun.
Dari segi daya gempur, kapal selam yang diawaki oleh 63 personel serta mampu mengangkut sekitar 15 pasukan komando ini dibekali persenjataan mematikan.
Arsenalnya mencakup rudal jelajah angkatan laut (naval cruise missiles), torpedo berpemandu kawat kelas berat F21, dan rudal antikapal Exocet SM39 yang telah dimodernisasi.
Selain itu, De Grasse juga dilengkapi ranjau FG-29 dan dipersiapkan untuk membawa kendaraan bawah air tak berawak (UUV) D-19 pada pengembangan di masa mendatang.
(FR)












