Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pengguna smartphone Android kini menghadapi ancaman malware baru bernama Massiv. Perangkat lunak jahat ini menyebar luas dengan menyamar sebagai aplikasi streaming jenis IPTV atau Internet Protocol Television.
IPTV menayangkan siaran langsung televisi atau video on demand menggunakan jaringan internet. Pengguna perlu meningkatkan kewaspadaan saat mengakses layanan tersebut karena banyak pihak tidak bertanggung jawab mengedarkan aplikasi IPTV ilegal di luar platform resmi.
Baca Juga: Kenali Modus Pembobolan Rekening Lewat Jaringan WiFi Publik
Ancaman Pencurian Data Perbankan
Perusahaan keamanan siber ThreatFabric menemukan skala serangan malware ini menyasar banyak perangkat pengguna. Aplikasi IPTV palsu ini mengelabui pengguna dengan tampilan yang seolah tidak berbahaya saat proses unduhan.
Namun setelah pengguna memasang aplikasi tersebut, sistem secara diam-diam membaca input layar untuk mencuri kata sandi serta informasi perbankan.
Malware Massiv memanfaatkan teknik overlay layar dan keylogging guna memperoleh data sensitif pengguna. Peneliti juga menemukan bahwa Massiv mampu melewati sistem perlindungan bawaan aplikasi perbankan yang biasanya mencegah pengambilan tangkapan layar.
Kemampuan ini membuat malware tersebut masuk dalam kategori ancaman siber yang sangat berbahaya. Pelaku bahkan membuat salinan situs IPTV asli sebagai pengecoh agar aplikasi tetap aktif beroperasi mencuri data di latar belakang.
















