Jet Tempur F-22 AS Dikerahkan ke Israel di Tengah Ancaman Konflik Iran

Jet tempur siluman F-22 milik Amerika Serikat bersiap lepas landas dari pangkalan udara di Inggris untuk dikerahkan menuju Israel. (Dok. X/@TallGlenn85)
Jet tempur siluman F-22 milik Amerika Serikat bersiap lepas landas dari pangkalan udara di Inggris untuk dikerahkan menuju Israel. (Dok. X/@TallGlenn85)

Faktakalbar.id, ISRAEL – Jet tempur siluman F-22 milik Amerika Serikat (AS) telah dikerahkan ke sebuah pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan pada Selasa.

Langkah ini merupakan bagian dari penumpukan besar-besaran kekuatan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Bikin F-22 Raptor Terlihat Usang, Jet Tempur Generasi Keenam Boeing F-47 Siap Terbang Perdana 2028

Kedatangan armada pesawat tempur di Israel ini menjadi eskalasi lanjutan dari pengumpulan kekuatan udara AS di kawasan tersebut, menyusul ketegangan antara Iran dan AS yang mengancam akan pecah menjadi perang terbuka.

Berdasarkan data pelacakan penerbangan sumber terbuka, jet-jet tersebut sebelumnya bersiaga di pangkalan udara Inggris dan terlihat lepas landas pada Selasa.

Di sisi lain, negosiasi antara kedua negara mengenai program nuklir Iran masih terus berlangsung.

Kedua belah pihak dijadwalkan untuk bertemu pada Kamis di Jenewa.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dilaporkan telah mendapat lampu hijau untuk mengajukan proposal balasan kepada tim perunding AS.

Kendati demikian, Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan menyerang Iran jika pembicaraan tersebut menemui jalan buntu.

Sebagai tanggapannya, Iran bersumpah akan menyerang target-target Israel dan AS di kawasan tersebut.

Para pejabat Israel meyakini bahwa potensi serangan AS tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Intervensi Kasus Korupsi, Trump Kecam Presiden Israel Terkait Penolakan Amnesti Netanyahu

Petinggi militer dari kedua negara juga dilaporkan telah menjalin kontak intensif.

Salah satu pejabat yang dikutip oleh Channel 12 pada Selasa menyatakan bahwa jika ada resolusi diplomatik untuk konflik ini, maka hal itu akan menjadi “kejutan tahun ini.”

Dengan latar belakang tersebut, sebanyak 12 unit pesawat F-22 dilaporkan lepas landas dari Royal Air Force Lakenheath di Inggris, meskipun satu pesawat dilaporkan harus kembali ke pangkalan karena masalah teknis.

Pesawat tempur siluman tersebut sebelumnya tiba di Lakenheath pekan lalu dan tertahan selama beberapa hari akibat kendala pada pesawat pengisi bahan bakar yang menyertainya.

Sebagai informasi, F-22 yang dioperasikan secara eksklusif oleh Angkatan Udara AS merupakan pesawat tempur superioritas udara paling canggih di dunia.

Pengerahan jet tempur AS di pangkalan udara Israel untuk kegiatan operasional murni—bukan sekadar latihan gabungan—merupakan peristiwa yang sangat langka.

(FR)