IPM Kalbar Peringkat Lima di Kalimantan, Gubernur Soroti Masalah Pendidikan dan Akurasi Data

"Gubernur Kalbar Ria Norsan menyoroti capaian IPM Kalbar yang berada di peringkat lima se-Kalimantan. Perluasan Paket C dan akurasi data Dukcapil jadi fokus utama."
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyoroti capaian IPM Kalbar yang berada di peringkat lima se-Kalimantan. Perluasan Paket C dan akurasi data Dukcapil jadi fokus utama. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SINTANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Barat yang masih tertinggal dibandingkan provinsi lain di regional Kalimantan.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, pemerintah berfokus pada perbaikan sektor pendidikan dan pemutakhiran data kependudukan.

Dikutip dari Pontianak Post, hal tersebut disampaikan Norsan dalam pertemuannya dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang. Ia menegaskan perlunya kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia di Kalbar.

“IPM Provinsi Kalbar saat ini baru 72,09 dan berada di urutan kelima dari enam provinsi di Kalimantan. Ini yang harus kita kejar bersama,” ujar Norsan, Selasa (24/2).

Baca Juga: 5 Tradisi Unik Masyarakat Sintang yang Memesona dan Penuh Makna Budaya

Salah satu faktor utama yang menekan angka IPM Kalbar adalah rendahnya rata-rata lama sekolah.