Kejati Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama, Kajati Tekankan Integritas Jaksa di Bulan Ramadhan

Kepala Kejati Kalbar Emilwan Ridwan beserta jajaran pegawai saat mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan pembinaan spiritual aparatur di Pontianak, Selasa (24/2/2026).
Kepala Kejati Kalbar Emilwan Ridwan beserta jajaran pegawai saat mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan pembinaan spiritual aparatur di Pontianak, Selasa (24/2/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan seluruh jajaran pejabat dan pegawai di Pontianak pada Selasa (24/2/2026).

Agenda keagamaan ini digelar secara khidmat sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual sekaligus penguatan soliditas internal antarpegawai di tengah suasana bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Program Parent Teaching Day, Siswa SMAN 1 Pontianak Belajar Hukum di Kejati Kalbar

Mengusung tema utama “Melalui Ramadhan, Wujudkan Etos Kerja yang Jujur dan Profesional”, kegiatan buka puasa bersama Kejati Kalbar ini dihelat sebagai momentum refleksi institusional.

Hal tersebut bertujuan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai integritas, akuntabilitas, serta profesionalisme aparatur sipil negara dalam pelaksanaan tugas pokok penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat sehari-hari.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan, menekankan pentingnya pemaknaan mendalam terhadap ibadah di bulan puasa.

Ia menegaskan bahwa Ramadhan tidak boleh hanya dimaknai sebatas ibadah ritual keagamaan semata, melainkan harus diwujudkan sebagai sarana membangun karakter aparatur penegak hukum yang berintegritas tinggi dan selalu berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Lebih lanjut, Emilwan mengajak seluruh jajaran Korps Adhyaksa di lingkungan Kejati Kalbar untuk mengaplikasikan esensi puasa di dunia kerja.

Ia meminta anggotanya menjadikan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Langkah ini dinilai sangat esensial guna menjaga serta memperkuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap wibawa institusi kejaksaan.

Kegiatan pembinaan ini selaras dengan arah kebijakan pembinaan mental aparatur yang telah dicanangkan langsung oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Tujuannya tidak lain adalah untuk terus memperkuat kualitas dan kapasitas sumber daya manusia Adhyaksa agar semakin berintegritas, humanis, dan profesional dalam merespons dinamika hukum di masyarakat.

Baca Juga: Kejati Kalbar Gandeng Media Perkuat Transparansi Informasi

Suasana kebersamaan yang terjalin dalam acara buka puasa bersama Kejati Kalbar ini terasa semakin kental dengan adanya sesi siraman rohani.

Tausiah agama tersebut disampaikan langsung oleh tokoh agama setempat, Habib Nizar bin Qosim bin Yahya, yang membawakan materi bertajuk Hikmah Puasa di Bulan Ramadhan.

Di hadapan para pegawai kejaksaan, Habib Nizar mengingatkan agar ibadah puasa tidak sekadar dijalani dengan menahan lapar dan dahaga.

Ia mengajak para jamaah untuk menjadikan bulan suci ini sebagai madrasah atau sarana pembentukan karakter, pengendalian hawa nafsu, serta medium peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk melakukan evaluasi diri secara menyeluruh, memperbaiki akhlak, dan memperkuat kepedulian sosial.

Rangkaian kegiatan silaturahmi ini kemudian ditutup dengan doa bersama. Setelah prosesi berbuka puasa dan ramah tamah selesai, jajaran pegawai Kejati Kalbar melanjutkan agenda kerohanian tersebut dengan menunaikan ibadah salat Maghrib, Isya, dan Tarawih secara berjamaah yang dipusatkan di Masjid Nurul Haq.

(*Red)