“Sebagian besar kapal pukat berusaha segera meninggalkan perairan Thailand, namun satu kapal bermanuver sangat dekat dengan kapal Angkatan Laut dengan indikasi jelas hendak menabrak,” ujar Parach.
Situasi tersebut memaksa awak patroli melepaskan tembakan peringatan yang mengakibatkan satu awak kapal pukat tersebut terluka, sementara dua lainnya ditahan.
Uniknya, ketiga awak kapal pukat Malaysia tersebut diketahui merupakan warga negara Thailand yang bekerja berdasarkan kontrak di negara tetangga.
Baca Juga: Coba Kabur ke Malaysia, Status Tahanan Rumah WNA Tiongkok di Ketapang Resmi Dicabut
Korban luka saat ini telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Provinsi Satun, wilayah selatan Thailand yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Sedangkan dua awak lainnya telah diserahkan kepada aparat penegak hukum setempat dan ditahan berdasarkan keputusan pengadilan.
(FR)
















