Hanya dengan mengonsumsi 3 butir kurma, proses recovery energi terjadi dalam waktu singkat, sehingga tubuh kembali bertenaga untuk menjalankan ibadah shalat tarawih.
3. Ramah bagi Pencernaan (Digestive Friendly)
Perut yang kosong selama lebih dari 12 jam membutuhkan proses adaptasi saat mulai diisi kembali.
Kurma kaya akan serat larut yang membantu mempersiapkan lambung untuk menerima makanan yang lebih berat.
Mengawali buka puasa dengan kurma dapat mencegah terjadinya perut kaget atau kembung.
Sifatnya yang alkali juga membantu menyeimbangkan tingkat keasaman di lambung setelah seharian tidak makan.
4. Praktis dan Tahan Lama
Kurma adalah pilihan paling praktis.
Ia tidak memerlukan proses memasak yang rumit dan memiliki daya simpan yang lama meskipun tanpa pengawet buatan.
Hal ini memudahkan para perempuan pekerja atau ibu rumah tangga dalam menyiapkan asupan nutrisi yang berkualitas tanpa harus menghabiskan waktu lama di dapur.
Baca Juga:Â Mengintip Perkembangan Kebun Kurma di Indonesia
(Mira)
















