Kura-Kura Raksasa Kembali ke Galápagos Setelah 150 Tahun Punah

"Kisah haru kembalinya kura-kura raksasa ke Pulau Floreana setelah 150 tahun punah. Simak bagaimana sains mengembalikan spesies legendaris ini ke habitat aslinya."
Kisah haru kembalinya kura-kura raksasa ke Pulau Floreana setelah 150 tahun punah. Simak bagaimana sains mengembalikan spesies legendaris ini ke habitat aslinya. (Dok. Ist)

Target jangka panjang dari program ini adalah melepas hingga 700 ekor kura-kura ke pulau seluas 173 kilometer persegi tersebut.

Melalui seleksi genetik yang ketat, para ilmuwan berharap dapat secara bertahap mengembalikan kemurnian spesies yang sempat hilang akibat perburuan paus dan aktivitas manusia di masa lalu.

Harapan bagi Ekosistem dan Warga

Kembalinya kura-kura raksasa ini disambut haru oleh penduduk setempat.

Seorang perempuan warga Floreana, Verónica Mora, mengungkapkan rasa bangganya melihat proyek yang telah dirintis selama bertahun-tahun ini akhirnya membuahkan hasil nyata.

Baginya, melihat satwa legendaris ini kembali adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

Kehadiran kura-kura ini diharapkan dapat membantu menyeimbangkan kembali ekosistem pulau, mulai dari penyebaran benih tanaman hingga pembukaan jalur di semak-semak.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Kura-kura ini harus hidup berdampingan dengan spesies tanaman asing seperti blackberry dan jambu, serta ancaman hewan ternak seperti keledai dan babi.

Proyek ini menjadi bukti bahwa dengan dedikasi sains dan kerja sama masyarakat, garis keturunan satwa yang sudah punah selama satu setengah abad pun bisa diberikan kesempatan kedua untuk hidup kembali.

Baca Juga: PT Mayawana Persada Paparkan Capaian Konservasi dan Operasional di Kick Off Program RBP REDD+ GCF

(Mira)