Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sebanyak 50 personel dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak dan Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat dalam program E-Learning Kehumasan Polri.
Kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia ini diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat secara daring pada Senin (23/2/2026).
Baca Juga: Green Policing Polda Kalbar: Penanaman Pohon hingga Pengurangan Sampah Plastik
Program pelatihan ini merupakan langkah strategis kepolisian untuk memperkuat kompetensi fungsi kehumasan di era digital.
Tuntutan akan kecepatan, akurasi, serta profesionalisme dalam penyampaian informasi publik menjadi latar belakang utama pelaksanaan bimbingan teknis berbasis teknologi tersebut.
Pembukaan acara dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kalbar yang diwakili oleh Ps. Paur Urpullahinfodok, Ipda Syamsul Munir. Turut hadir mendampingi jalannya kegiatan adalah Kasi Humas Polresta Pontianak, AKP Wagitri, dan Kasi Humas Polres Kubu Raya, Iptu P. Pasaribu.
Tercatat sebanyak 79 personel kepolisian yang telah menerima surat perintah (sprin) mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan ujian dalam E-Learning Kehumasan Polri ini. Pelaksanaan ujian dipandu dan diawasi langsung oleh anggota Divisi Humas (Divhumas) Polri secara virtual.
Para peserta dari wilayah Pontianak dan Kubu Raya diwajibkan melewati tahapan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Masing-masing tes terdiri dari 50 butir soal yang harus diselesaikan dalam durasi waktu 60 menit.
Baca Juga: FGD Polda Kalbar: Penguatan Pengawasan Peredaran Kosmetik Tanpa Izin Edar
Berdasarkan hasil evaluasi akhir di tahap pertama, 50 orang peserta berhasil melampaui standar nilai kelulusan pada post-test sehingga dinyatakan berhak mendapatkan sertifikat resmi.
Menanggapi hasil kegiatan ini, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menegaskan bahwa pelatihan daring ini dirancang khusus untuk mendongkrak profesionalisme personel humas dalam menghadapi dinamika arus informasi saat ini.
















