Jenderal Dan Caine Ingatkan Trump: Serangan ke Iran Bisa Picu Korban Massal bagi AS dan Sekutu

Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, memberikan paparan dalam sebuah rapat resmi mengenai risiko militer. (Dok. Ist)
Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, memberikan paparan dalam sebuah rapat resmi mengenai risiko militer. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, WASHINGTON – Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine memberikan peringatan keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai risiko besar di balik rencana kampanye militer terhadap Iran yang diprediksi dapat menimbulkan korban massal bagi pasukan AS dan sekutu, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Whistleblower John Kiriakou Sebut Donald Trump Putuskan Serang Iran Pekan Ini

Pentagon menyuarakan kekhawatiran mendalam bahwa rencana perang yang diusulkan berpotensi memicu konflik yang berlarut-larut dan tidak teratur.

Selain risiko jatuhnya banyak korban, operasi militer tersebut dikhawatirkan akan menguras sistem pertahanan udara serta memberikan beban kerja yang melampaui kapasitas pasukan (overtaxed force).

Kekhawatiran ini dilaporkan telah disampaikan oleh Jenderal Dan Caine di internal Departemen Pertahanan serta dalam berbagai pertemuan Dewan Keamanan Nasional.

Meskipun sebelumnya Caine mendukung operasi militer Trump di Venezuela, ia bersikap enggan untuk memberikan dukungan pada operasi di Iran kali ini.

Di dalam lingkaran pemerintahan, Wakil Presiden J.D. Vance dilaporkan tengah menyajikan informasi dari kedua sisi argumen guna membantu presiden membuat keputusan yang tepat.

Baca Juga: MA Amerika Batalkan Tarif Trump, Indonesia yang Sudah Teken Bagaimana?

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio dikabarkan masih belum menentukan sikap secara tegas terkait rencana serangan tersebut.

Peringatan dari pimpinan tertinggi militer AS ini muncul di tengah ketegangan global yang meningkat, menyusul laporan adanya pengerahan dua gugus tugas kapal induk ke wilayah Mediterania dan Timur Tengah untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan eskalasi dengan Teheran.

(FR)