“Patroli kami tingkatkan pada jam-jam rawan, terutama setelah sahur hingga menjelang Subuh. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan situasi tetap kondusif,” tegas Triyono.
Selain menyasar kendaraan yang berpotensi melakukan balap liar, petugas juga memberikan edukasi kepada kelompok pemuda yang masih nongkrong melewati batas waktu wajar.
Kepolisian tidak segan membubarkan kerumunan yang dinilai berpotensi menimbulkan kebisingan akibat knalpot brong maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Lebih lanjut, Triyono mengimbau para orang tua di Kabupaten Sekadau untuk lebih aktif mengawasi aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hari hingga dini hari.
Kerja sama antara keluarga dan kepolisian sangat krusial untuk mencegah remaja terlibat dalam kegiatan berisiko yang dapat membahayakan nyawa sendiri maupun orang lain.
“Kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.
(*Red)
















