“Kami mohon dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus RT dan RW, agar bersama-sama mengawasi dan menjaga generasi muda,” ujar Bahasan.
Lebih lanjut, Bahasan menekankan peran vital orang tua dalam memantau keberadaan anak-anak mereka, terutama agar tidak keluar rumah tanpa tujuan yang jelas pada malam hari.
Baca Juga: Satgas Saber Pangan Pastikan Harga Sembako di Pasar Kemuning Pontianak Stabil Jelang Ramadhan
Terlebih dalam suasana Ramadan, aktivitas warga yang meningkat di malam hari perlu diimbangi dengan pengawasan sosial yang kuat.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan religius, sehingga masa depan generasi muda di Kota Pontianak dapat terjaga dari pengaruh pergaulan negatif.
(FR)
















