Faktakalbar.id, MELAWI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merencanakan relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh di Kabupaten Melawi guna mengatasi masalah genangan air yang kerap terjadi dan mengantisipasi lonjakan jumlah siswa.
Rencana strategis tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat melakukan peninjauan kondisi infrastruktur sekolah pada Selasa (24/2/2026).
Ria Norsan menyoroti genangan air yang merendam area lingkungan sekolah akibat buruknya sistem drainase. Kondisi saluran pembuangan air yang tersumbat menyebabkan air hujan menggenangi akses jalan utama sekolah.
Hal ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar ratusan siswa setiap harinya karena mereka terpaksa melewati genangan saat berangkat maupun pulang.
“Ini sangat mengganggu anak-anak belajar. Kalau pakai sepatu lewat sini, sepatunya basah. Insyaallah akan kita atasi secepat mungkin,” ujar Ria Norsan saat mengecek lokasi genangan.
Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah provinsi akan segera memperbaiki sistem drainase di lokasi tersebut.
Namun, untuk solusi jangka panjang, Gubernur mempertimbangkan wacana relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh ke lahan yang jauh lebih luas dan representatif.
Langkah ini diambil mengingat kapasitas bangunan dan fasilitas saat ini diprediksi tidak akan mampu menampung penambahan jumlah peserta didik.
















