Safari Ramadhan di Keraton Sintang, Gubernur Kalbar Jadikan Keluhan Warga Bahan RKPD 2027

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Keraton Al-Mukarramah, Kabupaten Sintang, Minggu (22/2/2026).
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Keraton Al-Mukarramah, Kabupaten Sintang, Minggu (22/2/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SINTANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan hari kedua di Keraton Al-Mukarramah, Kabupaten Sintang, pada Minggu (22/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meninjau langsung perkembangan infrastruktur strategis dan menyalurkan berbagai bantuan sosial pada hari keempat Ramadan.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar Murah di Kapuas Hulu, Harga Paket Sembako Turun Jadi Rp 50 Ribu

Kedatangan rombongan Gubernur yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, disambut langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, beserta jajaran pemerintah kabupaten dan Sultan Sintang.

Agenda tahunan Safari Ramadhan Kalimantan Barat ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi provinsi, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat di kompleks keraton yang bersejarah tersebut.

Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa kedekatan antara pemerintah dan rakyat menjadi prioritas utama, terutama dalam momentum bulan suci.

“Bukan datang sembarang datang, kami datang hendak bersilaturahmi,” ujar Gubernur dalam amanatnya di hadapan warga Sintang.

Selain misi spiritual, agenda ini menjadi sarana pemantauan lapangan terhadap kondisi objektif Kabupaten Sintang. Fokus utama peninjauan meliputi tata kelola pemerintahan, evaluasi pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi lokal pascapandemi.

Gubernur juga memberikan perhatian khusus pada perbaikan infrastruktur jalan provinsi, terutama ruas Nanga Mau – Tebidah – Serawai yang memiliki panjang lebih dari 100 kilometer.

Selain jalan, pendataan jembatan kayu yang mengalami kerusakan turut menjadi prioritas agar segera mendapatkan penanganan dari dinas terkait.

“Tentu dari peninjauan ini direncanakan akan menjadi bahan masukan penting dalam penyusunan RKPD tahun 2027 mendatang,” terangnya.

Guna membantu meringankan beban ekonomi masyarakat selama bulan puasa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menjadwalkan kegiatan Pasar Murah di wilayah tersebut.