“Kita harus menjadikan Ramadan sebagai momentum hijrah dan introspeksi diri. Belum tentu kita dipertemukan dengan Ramadan tahun depan, karena umur manusia sejatinya semakin berkurang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan di era digital dan perubahan zaman yang menuntut umat Islam untuk lebih bijak dalam memanfaatkan waktu serta memperkuat keimanan.
Ketidakpastian kondisi sosial dan alam harus menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sehingga peningkatan ibadah dan ketakwaan menjadi hal yang mutlak.
Baca Juga: Akibat Debit Air Rendah, Distribusi BBM di Putussibau Utara Dialihkan Via Jalur Darat dari Pontianak
Dalam tausiyah tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh jemaah untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat tali ukhuwah selama bulan suci.
Ia juga mengapresiasi kekhasan suasana Ramadan di Kota Pontianak yang ditandai dengan geliat ekonomi sektor kuliner serta semangat kebersamaan masyarakat yang semakin erat.
(FR)
















