4. Lakukan Peregangan Otot Sebelum ke Masjid
Anda harus melakukan gerakan peregangan statis selama dua menit sebelum berangkat melaksanakan ibadah. Putar pergelangan kaki, regangkan otot betis, dan luruskan punggung untuk melancarkan aliran darah.
Gerakan ringan ini membangunkan sistem saraf Anda yang mulai rileks setelah makan malam. Tubuh yang lentur meminimalkan risiko kram otot saat Anda berada di tengah saf salat.
5. Pilih Menu Protein Tanpa Lemak
Anda sebaiknya mengonsumsi protein ringan seperti ikan atau dada ayam jika ingin makan berat sebelum Tarawih. Protein memberikan rasa kenyang yang stabil tanpa membebani kerja lambung secara berlebihan seperti lemak jenuh pada gorengan.
Baca Juga: Hadirkan Rindu Bukan Paksaan, Ini 5 Tips Agar Hati Ringan Melangkah Tarawih
Lemak berlebih membuat tubuh terasa berat dan memicu rasa malas untuk bergerak aktif. Dengan protein yang tepat, metabolisme Anda tetap bekerja optimal menyokong aktivitas fisik selama ibadah.
6. Atur Napas dengan Tenang Saat Salat
Anda wajib menjaga ritme pernapasan yang dalam dan teratur selama mengikuti gerakan imam. Pernapasan yang pendek dan cepat justru akan memicu kelelahan otot dan rasa pening di kepala. Tarik napas melalui hidung dan buang perlahan untuk menjaga pasokan oksigen ke otak tetap konstan.
Napas yang teratur membantu Anda tetap rileks namun waspada, sehingga makna bacaan salat dapat Anda resapi dengan lebih baik.
(*Sr)













