Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat, Rabu (18/2/2026) menunjukkan adanya hujan di sebagian besar titik pengamatan.
Curah hujan tertinggi tercatat mencapai 90,1 mm per hari yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar 16 Februari: Potensi Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
Berdasarkan data hasil pengamatan yang dilakukan di sembilan lokasi, kriteria hari tanpa hujan di provinsi ini masih tergolong dalam kategori sangat pendek, yakni hanya berkisar antara satu hingga lima hari saja.
Hal ini mengindikasikan bahwa intensitas hujan masih sering terjadi di berbagai wilayah.
Meskipun terjadi hujan, BMKG menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya suhu udara ekstrem di wilayah Kalimantan Barat. Rata-rata suhu udara terpantau berada pada kisaran $25,3^\circ C$ hingga $28,2^\circ C$.
“Suhu udara tertinggi yaitu $34,5^\circ C$ terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu, sementara suhu udara terendah adalah $22,2^\circ C$ di Kabupaten Sintang,” tulis laporan resmi tersebut.
Selain suhu, kecepatan angin di wilayah ini juga terpantau masih dalam batas normal tanpa adanya kejadian angin kencang. Kecepatan angin tertinggi tercatat sebesar 21 knot yang terjadi di wilayah Kabupaten Kubu Raya.
Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kubu Raya sempat berdampak pada berkurangnya jarak pandang. Tercatat jarak pandang di wilayah tersebut sempat berada di bawah 1.000 meter yang disebabkan oleh faktor cuaca hujan.
Melihat potensi ke depan, data prakiraan cuaca harian dari tanggal 18 hingga 24 Februari 2026 menunjukkan bahwa mayoritas kabupaten dan kota di Kalimantan Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
















