Faktakalbar.id, TEKNO – Industri teknologi tengah menghadapi tantangan serius akibat “efek domino” krisis memori global. Perangkat konsumen seperti router broadband dan set-top box (STB) diprediksi akan mengalami kenaikan harga signifikan dalam waktu dekat.
Pemicu utamanya adalah lonjakan harga komponen memori jenis DRAM dan NAND yang meroket lebih dari 600 persen dalam setahun terakhir. Kenaikan drastis ini dipicu oleh tingginya permintaan memori untuk server kecerdasan buatan (AI) yang menawarkan margin keuntungan jauh lebih besar bagi produsen chip.
Perangkat Broadband Terdampak Paling Parah
Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research yang dirilis pertengahan Februari 2026, segmen perangkat broadband menjadi yang paling menderita dibandingkan segmen lainnya.
Data menunjukkan bahwa dalam sembilan bulan terakhir, harga memori untuk perangkat broadband naik hampir tujuh kali lipat. Sebagai perbandingan, kenaikan harga memori untuk smartphone “hanya” berada di angka tiga kali lipat.
















