Karhutla Desa Galang Mempawah Kembali Muncul, Petugas Terkendala Minimnya Sumber Air

Karhutla Desa Galang Mempawah kembali terjadi pada Minggu (15/2/2026).
Karhutla Desa Galang Mempawah kembali terjadi pada Minggu (15/2/2026). (Dok. Ist)

“Kondisi tanah gambut menyebabkan penanggulangan karhutla harus dilakukan maksimal. Sebab, api di lahan gambut cukup sulit dipadamkan dan penyebarannya sangat cepat,” ujarnya.

Selain faktor jenis tanah, tim gabungan juga menghadapi kendala aksesibilitas. Jarak titik api yang jauh di tengah hutan serta ketiadaan akses jalan yang memadai bagi kendaraan pengangkut air membuat mobilitas peralatan pemadam menjadi sangat terbatas.

Meskipun menghadapi berbagai rintangan fisik, tim gabungan tetap berkomitmen untuk memutus rantai penyebaran api.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Karhutla di Desa Galang yang Hanguskan 10 Hektare Lahan

Koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna mencari sumber air alternatif atau teknik pemadaman darat lainnya yang lebih efektif.

“Faktor alam seperti angin kencang dan panas juga menyebabkan api sulit dipadamkan. Namun, kami tetap berusaha maksimal agar karhutla ini bisa segera diatasi hingga tidak menimbulkan dampak kerusakan yang semakin luas,” tegas Setyadi.

(*Red)