BNPB Laporkan Rangkaian Bencana di Cilacap, Sumbawa, dan Lampung Selatan

Wilayah terdampak tanah longsor di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah (15/2) sumber foto BPBD Cilacap
Wilayah terdampak tanah longsor di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah (15/2). (Dok. BPBD Cilacap)

Baca Juga: Didominasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, BNPB Rilis Laporan Bencana Periode 8-9 Februari 2026

Angin Kencang di Lampung Selatan

Provinsi Lampung juga melaporkan adanya bencana angin kencang yang menerjang Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Cuaca buruk ini mengakibatkan kerusakan pada 44 rumah warga dan satu fasilitas ibadah.

BPBD setempat masih terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.

Imbauan Kesiapsiagaan dari BNPB

BNPB meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya hidrometeorologi.

Hal ini penting mengingat intensitas hujan di beberapa wilayah masih tergolong tinggi dan berpotensi memicu bencana lanjutan.

“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman,” ungkap pihak BNPB dalam keterangan resminya.

Selain itu, warga yang bermukim di bantaran sungai diminta rutin memantau ketinggian muka air. Update informasi cuaca dari lembaga resmi menjadi rujukan utama dalam menentukan langkah antisipasi di lapangan.

(*Red)