Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis Prakiraan Cuaca Kalbar, Minggu (15/2/2026) yang menunjukkan adanya dinamika cuaca beragam di berbagai kabupaten dan kota.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dua potensi gangguan alam sekaligus, yakni hujan dengan intensitas tertentu serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah daratan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar 13 Februari: Potensi Hujan Merata dan Ancaman Karhutla
Berdasarkan data pantauan terbaru, kondisi cuaca di Kalimantan Barat diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Fenomena ini diprediksi terjadi secara merata di sejumlah wilayah pada waktu siang, sore, hingga malam hari. Penumpukan awan hujan terpantau cukup signifikan di wilayah bagian hulu dan pesisir.
Detail Potensi Hujan di Kabupaten dan Kota
Merujuk pada peta potensi hujan harian, beberapa wilayah seperti Kapuas Hulu dan Sintang berada pada kategori waspada dengan potensi hujan intensitas sedang.
Sementara itu, wilayah Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, dan Ketapang didominasi oleh potensi hujan ringan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan agar tetap menyiapkan perlengkapan perlindungan hujan.
Pihak BMKG melalui laporan resminya menyatakan bahwa intensitas hujan ini sangat bergantung pada pergerakan massa udara di wilayah khatulistiwa.
















