Pohon Bantaran Sekayam Ditebang untuk Weng Cafe, Risiko Erosi Mengintai

"Penebangan pohon di bantaran Sungai Sekayam untuk pembangunan Weng Cafe memicu kekhawatiran erosi. Legalitas alih fungsi lahan di sempadan sungai kini menjadi sorotan tajam."
Penebangan pohon di bantaran Sungai Sekayam untuk pembangunan Weng Cafe memicu kekhawatiran erosi. Legalitas alih fungsi lahan di sempadan sungai kini menjadi sorotan tajam. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU — Deretan pohon yang selama ini menjadi penyangga alami tebing Sungai Sekayam di kawasan Taman Sekayam, Kabupaten Sanggau, kini nyaris tak tersisa.

Vegetasi di tepi sungai ditebang untuk membuka ruang berdirinya Weng Cafe.

Perubahan lanskap itu memicu kekhawatiran warga akan ancaman erosi dan potensi pelanggaran tata ruang.

Pantauan di lokasi menunjukkan bantaran yang sebelumnya tertutup pepohonan kini terbuka.

Akar-akar besar yang dahulu mengikat tanah di tepi sungai telah hilang.

Baca Juga: Tabrak Truk Boks di Tikungan Trans Kalimantan Sanggau, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Warga menyebut, penebangan dilakukan hampir di sepanjang titik yang kini dimanfaatkan sebagai area usaha.

“Dulu banyak pohon besar di tepi sungai, akarnya kuat menahan tanah. Sekarang sudah terbuka. Kalau hujan deras atau air naik, kami khawatir tebingnya longsor,” ujar Maman, warga sekitar, Rabu (11/2).

Menurut dia, kawasan tersebut sebelumnya merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai.

Pernah ada aktivitas usaha makanan dan minuman, namun hanya menggunakan sebagian kecil lahan tanpa menebang pohon-pohon di bantaran. Pepohonan rindang masih mendominasi taman.

“Sekarang hampir semua tumbuhan di tepi sungai ditebang. Tinggal sedikit yang tersisa,” katanya.

Perubahan fungsi ruang hijau menjadi area komersial tak hanya dipersoalkan dari sisi ekologis.

Sejumlah kalangan mempertanyakan legalitas alih fungsi lahan, terutama karena lokasi berada di sempadan sungai.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang menegaskan fungsi ekologis ruang terbuka hijau yang wajib dijaga.