Mengenal Proses Kematian Sel Tubuh Manusia Menurut Penjelasan Ilmiah

Ilustrasi medis yang menggambarkan urutan waktu berhentinya fungsi organ manusia mulai dari sel otak hingga jaringan sel darah putih menurut penjelasan sains.
Ilustrasi medis yang menggambarkan urutan waktu berhentinya fungsi organ manusia mulai dari sel otak hingga jaringan sel darah putih menurut penjelasan sains. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak orang mengira bahwa saat seseorang dinyatakan meninggal dunia, seluruh fungsi tubuh akan berhenti secara bersamaan.

Namun, laporan science mengungkapkan bahwa kematian biologis manusia sebenarnya merupakan sebuah proses bertahap di mana organ dan jaringan tubuh berhenti bekerja pada waktu yang berbeda-beda.

Baca Juga: Langkah Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Usia Muda

Berdasarkan penjelasan ilmiah, setiap bagian tubuh memiliki tingkat ketahanan yang unik terhadap ketiadaan oksigen. Hal ini menyebabkan beberapa sel tetap aktif selama beberapa jam hingga hitungan hari setelah fungsi pernapasan dan detak jantung benar-benar terhenti.

Urutan Berhentinya Fungsi Organ Vital

Otak dan sel saraf adalah bagian tubuh yang paling rentan. Keduanya membutuhkan pasokan oksigen yang terus-menerus untuk tetap berfungsi. Ketika aliran oksigen terputus akibat berhentinya pernapasan, sel-sel otak mulai mengalami kematian hanya dalam waktu hitungan menit.

“Begitu pernapasan berhenti dan aliran oksigen terputus, sel-sel otak mulai mati hanya dalam hitungan menit. Inilah sebabnya henti napas atau henti jantung yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan kerusakan otak permanen dalam waktu sangat singkat,” tulis laporan tersebut.

Setelah otak berhenti berfungsi, jantung menyusul sebagai organ vital berikutnya yang tidak lagi bekerja. Tanpa adanya pompa darah dari jantung, distribusi nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh terhenti total, yang kemudian berdampak pada organ dalam lainnya.