Lintasi Jalur Bodok Saat Dini Hari, Seorang Pengendara Perempuan Alami Pelecehan

Tangkapan layar rekaman yang viral memperlihatkan pelaku gangguan jalanan menggunakan sepeda motor jenis trail saat hendak dikejar oleh korban di ruas Jalan Bodok, Kabupaten Sanggau, Sabtu (14/2/2026) dini hari.
Tangkapan layar rekaman yang viral memperlihatkan pelaku gangguan jalanan menggunakan sepeda motor jenis trail saat hendak dikejar oleh korban di ruas Jalan Bodok, Kabupaten Sanggau, Sabtu (14/2/2026) dini hari. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Sebuah insiden meresahkan menimpa seorang pengendara perempuan di ruas Jalan Bodok, tepatnya di area dekat RAM arah Sosok, Kabupaten Sanggau.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (14/2/2026) dini hari ini menjadi viral di media sosial setelah korban menceritakan kejadian tidak menyenangkan yang dialaminya saat melintasi jalur sepi tersebut.

Baca Juga: Memutus Lingkaran Setan: Mengapa Trauma Pelecehan Seksual yang Tak Pulih Berisiko Melahirkan Pelaku Baru?

Kejadian bermula ketika korban sedang menempuh perjalanan seorang diri pada dini hari. Kondisi jalan yang minim penerangan dan sepi membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan.

Menurut keterangan yang beredar, korban tengah memacu kendaraannya dengan kecepatan normal sebelum seorang pria asing mulai melakukan tindakan mencurigakan.

Korban menjelaskan bahwa situasi tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya dari arah belakang. Pelaku diketahui menggunakan kendaraan roda dua jenis tertentu yang memudahkan pergerakan di medan jalan tersebut.

Meskipun dalam kondisi terdesak dan terkejut, korban tidak tinggal diam. Ia melakukan tindakan pembelaan diri secara langsung untuk melepaskan diri dari gangguan pelaku. Perlawanan tersebut membuat situasi berbalik dan hampir mengakibatkan pelaku celaka di tengah jalan.

Insiden Gangguan di Jalan Bodok Sanggau ini kini menjadi perhatian serius bagi warga setempat dan pengguna jalan lainnya. Masyarakat merasa khawatir karena jalur antara Bodok dan Sosok merupakan akses utama yang sering dilewati warga, namun minim pengawasan pada jam-jam rawan.