Faktakalbar.id, LEMWERDER – TNI AL resmi menambah kekuatan armada tempurnya dengan alutsista canggih buatan Jerman melalui peresmian KRI Canopus-936 di galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: TNI AL dan Gakkum Kehutanan Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Ilegal Asal Kalbar
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Erwin Aldedharma memimpin langsung upacara peresmian tersebut.
Dalam kunjungannya, Erwin melaksanakan serangkaian prosesi penting, mulai dari pemberian nama (shipnaming), penandatanganan serah terima (delivery), hingga peresmian masuknya kapal ke jajaran TNI AL.
Pihak galangan menyelesaikan pembangunan kapal BHO (Ocean Going) atau kapal survei hidro-oseanografi ini dalam kurun waktu tiga tahun.
Mengenai penamaan, TNI AL menyematkan nama bintang “Canopus”.
Simbol bintang tersebut diharapkan menjadi penunjuk arah keselamatan bagi 93 prajurit pilihan yang mengawakinya.
Erwin menegaskan bahwa meskipun berstatus aset non-kombatan, KRI Canopus-936 memegang peran kunci.
Baca Juga: Rampung Diperbaiki, Kemhan Serahkan Kembali KRI Teluk Kupang-519 ke TNI AL
Kapal ini bertugas mendukung keselamatan pelayaran, pertahanan, serta pengelolaan ruang laut Indonesia.
Sebelum peresmian ini, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali telah membeberkan estimasi kedatangan kapal tersebut di tanah air.
Ali menyampaikan hal ini saat membuka rapat pimpinan (rapim) TNI AL di Jakarta, sehari sebelumnya.
















