Faktakalbar.id, ACEH TENGAH – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menyerahkan 252 unit hunian sementara (huntara) kepada warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (15/2/2026).
Penyerahan simbolis ini bertujuan agar masyarakat dapat menempati hunian yang lebih layak sebelum memasuki bulan Ramadan.
Baca Juga: Dikejar Deadline, 914 Unit Huntara Korban Bansor Bener Meriah Harus Rampung Lima Hari Lagi
Penyediaan Huntara untuk Korban Bencana Aceh Tengah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat masa transisi dari darurat menuju pemulihan.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh BNPB sejak awal masa tanggap darurat hingga saat ini.
“Alhamdulillah, luar biasa sekali dukungan yang diberikan BNPB sejak awal bencana. Atas arahan Bapak Presiden melalui Kepala BNPB, akhirnya warga kami bisa menempati hunian yang lebih layak sebelum bulan Ramadan,” ujar Haili Yoga.
Komitmen Penanganan Profesional dan Terintegrasi
Kehadiran Suharyanto di Aceh Tengah kali ini merupakan kunjungan keempat sejak akhir tahun 2025.
Sejak awal bencana hidrometeorologi serta meningkatnya aktivitas Gunungapi Burni Telong, pihak BNPB terus memantau langsung proses penanganan di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Sejak awal bencana kami sudah ada di sini. Ini sudah empat kali saya ke Aceh Tengah, dan dua kali harus tinggal di sini. Termasuk ketika status Gunungapi Burni Telong naik ke Level III, saya tetap berada di Aceh Tengah untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal,” kata Suharyanto.
Fasilitas Huntara di Tiga Kampung
Sebanyak 252 unit Huntara untuk Korban Bencana Aceh Tengah ini tersebar di Kampung Serempah, Kampung Bintang Pepara, dan Kampung Burlah. Bangunan tipe komunal ini telah dilengkapi dengan infrastruktur dasar, antara lain:
-
Sumur bor untuk akses air bersih.
-
Sistem sanitasi dan pembuangan limbah yang memadai.
-
Jaringan listrik gratis bagi para penghuni.
-
Perlengkapan dasar seperti kasur, bantal, selimut, dan tikar.
Baca Juga: Warga Korban Banjir Lhokseumawe Terima Dana Tunggu Hunian, Huntara Capai 80 Persen
Selain fasilitas dari BNPB, Kementerian Sosial juga akan memberikan dukungan tambahan senilai Rp3 juta per unit untuk pemenuhan perabotan rumah tangga.
















