Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kue keranjang atau Nian Gao merupakan makanan wajib yang melambangkan kemakmuran dan persatuan keluarga saat perayaan Imlek. Masalahnya, tekstur kue ini sering kali berubah menjadi sangat keras atau bahkan berjamur jika Anda menyimpannya dengan cara yang salah.
Banyak orang akhirnya membuang stok kue keranjang mereka karena menganggapnya sudah tidak layak konsumsi, padahal dengan teknik penyimpanan dan pengolahan yang tepat, Anda bisa menikmati kelezatan kue ini hingga berbulan-bulan setelah Imlek berakhir.
Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kualitas kue keranjang Anda agar tetap prima.
Baca Juga:Â Bukan Hanya Kue Keranjang, Ini 5 Hidangan Khas Imlek yang Penuh Makna
1. Hindari Melepas Bungkus Plastik Asli
Langkah pertama yang harus Anda perhatikan adalah membiarkan kue keranjang tetap berada dalam kemasan plastik vakum aslinya. Plastik ini berfungsi sebagai pelindung utama dari kontaminasi udara dan bakteri yang memicu pertumbuhan jamur.
Jika Anda sudah terlanjur membukanya, segera bungkus kembali sisa kue menggunakan plastic wrap secara rapat agar permukaan kue tidak mengeras akibat kehilangan kelembapan.
2. Gunakan Suhu Ruang untuk Penyimpanan Jangka Pendek
Anda bisa menyimpan kue keranjang di suhu ruangan yang sejuk dan kering jika berencana mengonsumsinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Pastikan Anda meletakkannya di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung dan area yang lembap.
Udara yang mengalir lancar mencegah permukaan kue menjadi berair, namun Anda tetap harus memantau tanda-tanda munculnya bintik jamur setiap beberapa hari sekali.
3. Masukkan ke Dalam Kulkas untuk Ketahanan Lama
Jika stok kue keranjang Anda masih melimpah, Anda wajib menyimpannya di dalam lemari es (chiller). Suhu dingin akan menghambat aktivitas mikroorganisme secara signifikan sehingga kue bisa bertahan hingga enam bulan.
Anda tidak perlu khawatir jika tekstur kue menjadi keras seperti batu saat berada di dalam kulkas, karena hal ini merupakan proses alami yang bisa Anda atasi saat tahap pengolahan kembali.











