“Puasa mengajarkan disiplin waktu, kejujuran, serta kepedulian sosial. Jika nilai ini diterapkan, kita akan gemar berbuat kebaikan, bersedekah, berinfak, dan menunaikan zakat untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tegas Bahasan.
Ia berharap warga Pontianak terus merawat nilai-nilai toleransi untuk menciptakan suasana kota yang aman dan harmonis.
“Kondisi tersebut merupakan modal penting dalam membangun Kota Pontianak yang kita cintai,” pungkasnya.
(*Sr)
















