Bahaya Tersembunyi Minum Kopi Malam Hari: Alasan Mengapa Anda Bangun Tidur Terasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup

Bahaya Kopi Malam Hari dan Kualitas Tidur
Ilustrasi kopi. (Dok. Michael C/Unsplash)

Baca Juga: Apa Kopi yang Bikin Kolesterol Naik? Studi Ungkap Bahaya Espresso dan Kopi Tanpa Filter

Siklus Ketergantungan Kafein

Keinginan kuat untuk minum kopi segera setelah bangun tidur menjadi indikator adanya ketergantungan.

Fenomena ini terjadi karena otak beradaptasi dengan menciptakan lebih banyak reseptor adenosin.

Saat efek kopi malam hari habis di pagi hari, otak menjadi sangat sensitif terhadap rasa lelah yang menumpuk.

Hal ini menciptakan siklus yang tidak sehat: seseorang minum kopi di malam hari, mengalami penurunan kualitas tidur, bangun dalam keadaan lelah, lalu mengonsumsi lebih banyak kopi untuk memicu energi instan.

Risiko Gangguan Pencernaan dan GERD

Selain masalah saraf, konsumsi kopi di malam hari juga memicu masalah pencernaan, terutama naiknya asam lambung atau GERD. Sifat asam pada kopi dikombinasikan dengan efek relaksasi pada katup lambung (LES) membuat cairan asam lebih mudah naik ke kerongkongan, terutama saat posisi tubuh berbaring saat tidur.

Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk menghentikan konsumsi kafein setidaknya 8 hingga 10 jam sebelum waktu tidur.

Hal ini bertujuan agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memetabolisme sisa kafein secara alami dan memastikan siklus tidur berjalan optimal tanpa gangguan.

(*Drw)