Sebut NU Pilar Kebangsaan, Wabup Ketapang Harap Warga Nahdliyin Berpikir Futuristik

Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir menyerahkan piala penghargaan kepada pemenang lomba pada acara Harlah NU ke-103 di Gedung Bintang 9. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir menyerahkan piala penghargaan kepada pemenang lomba pada acara Harlah NU ke-103 di Gedung Bintang 9. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 tahun Hijriyah dan 100 tahun Masehi.

Baca Juga: Asisten II Setda Dampingi Kunjungan Putri Wakil Presiden ke Kantor PCNU Ketapang

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ketapang di Gedung Bintang 9 PCNU, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Jamhuri Amir menyampaikan apresiasi mendalam atas perjalanan panjang organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Menurutnya, usia yang telah melampaui satu abad membuktikan eksistensi NU dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Usia 103 tahun bukanlah usia yang muda. NU telah terbukti konsisten menjadi pilar kebangsaan, merawat tradisi, dan membimbing umat dengan ajaran ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyah yang moderat, toleran, dan seimbang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tema Harlah tahun ini, yakni “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”.

Bagi Jamhuri, tema ini mengandung makna komitmen aktif untuk mempertahankan kedaulatan bangsa, baik secara moral, fisik, maupun budaya, sekaligus berikhtiar membawa Indonesia menjadi negara maju dan bermartabat di kancah global.