Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Memilih antara sabun batang (bar soap) atau sabun cair (liquid soap) sering kali menjadi perdebatan saat kita berbelanja kebutuhan mandi.
Banyak yang beranggapan bahwa sabun cair jauh lebih bersih, sementara yang lain merasa sabun batang lebih hemat dan ramah lingkungan.
Namun, jika bicara soal tingkat higienis, manakah yang sebenarnya lebih unggul? Kabar baiknya, kedua jenis sabun ini sama-sama efektif untuk membersihkan kuman, asalkan kita tahu cara memperlakukannya dengan benar.
Berikut adalah ulasan mendalam untuk membantu Anda memilih sesuai kebutuhan.
Baca Juga:Â Bosan Sarapan Nasi? Cek 5 Pilihan Makanan Pengganti yang Bikin Kenyang Seharian
Mitos Bakteri pada Sabun Batang
Banyak orang ragu menggunakan sabun batang karena khawatir akan perpindahan bakteri dari satu pengguna ke pengguna lainnya.
Memang benar bahwa bakteri bisa menempel pada permukaan sabun yang basah.
Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa bakteri tersebut sangat kecil kemungkinannya untuk berpindah ke kulit Anda saat digunakan.
Kandungan surfactant dalam sabun bekerja dengan cara mengangkat kotoran dan kuman dari kulit, lalu membuangnya bersama aliran air.
Jadi, meskipun ada kuman di permukaan sabun, mereka biasanya akan ikut terbilas saat Anda menggosokkan sabun ke tangan atau tubuh.
Keunggulan dan Tantangan Sabun Cair
Sabun cair sering dianggap lebih higienis karena teksturnya yang tersimpan di dalam botol tertutup.
Pengguna hanya perlu menekan pump atau dispenser tanpa menyentuh sisa sabun di dalamnya. Hal ini meminimalkan risiko kontaminasi langsung.











