Jangan Panik Dulu, Dokter RSUD Pontianak Jelaskan Perbedaan Nyeri Dada Otot dan Gejala Jantung Koroner

Dokter RSUD SSMA Pontianak dr Tommy Alexander memberikan penjelasan mengenai kesehatan jantung. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Dokter RSUD SSMA Pontianak dr Tommy Alexander memberikan penjelasan mengenai kesehatan jantung. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung harus diwaspadai karena dapat mengancam nyawa,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang mengalami gejala spesifik tersebut, disarankan untuk segera mencari bantuan medis.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Dorong Pembangunan RSUD Tipe C di Sintang untuk Layani Wilayah Hulu

Dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang berupa rekaman listrik jantung (EKG) untuk memastikan diagnosa, apakah murni gangguan jantung atau penyebab lain.

Terkait penanganan medis, dr. Tommy memaparkan bahwa pengobatan penyakit jantung meliputi pemberian obat pengencer darah serta obat peluruh gumpalan darah.

Apabila kondisi mendesak dan diperlukan, tindakan pemasangan cincin (ring) pada pembuluh darah jantung dapat dilakukan.

Di luar penanganan medis, ia juga menyoroti pentingnya langkah preventif melalui perubahan pola hidup.

Menghentikan kebiasaan merokok, rutin beraktivitas fisik, dan mengontrol tekanan darah adalah kunci utama.

“Gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit jantung,” imbuhnya.

Ia berpesan jika masyarakat merasakan gejala-gejala yang mengarah pada gangguan jantung, segera konsultasikan ke dokter spesialis di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(FR)