Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi menjelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026.
Melalui Operasi Liong Kapuas, polisi berkomitmen menjaga situasi kondusif sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah kerukunan etnis.
Baca Juga: Polda Kalbar Kerahkan 700 Personel dan 27 Pos dalam Operasi Liong Kapuas 2026
Irwasda Polda Kalbar, Sigit Jatmiko, menyatakan bahwa salah satu tujuan utama dari operasi pengamanan tahun ini adalah memastikan tidak adanya provokasi yang berkaitan dengan isu SARA.
Kepolisian akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban umum melalui narasi negatif di media sosial maupun lingkungan sekitar.
“Tujuan Operasi ini untuk Mencegah dan menangkal segala bentuk potensi ancaman, memastikan tidak ada provokasi oleh berita hoax terkait isu sara maupun hal lainya yang dapat memecah belah masyarakat, melaksanakan gakum serta memberikan rasa aman terhadap masyarakat,” ucap Sigit Jatmiko.
Dalam apel gelar pasukan yang dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026), ditekankan bahwa momentum budaya ini harus menjadi simbol harmoni di Kalimantan Barat.
Kepolisian mengutamakan langkah-langkah preventif agar masyarakat dapat beribadah dan berkumpul dengan keluarga tanpa rasa khawatir.
Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyaring informasi.
Ia meminta warga tidak mudah terpancing oleh isu yang tidak jelas sumbernya demi menjaga suasana damai di Bumi Khatulistiwa.
















