“Sebagai bagian dari pengembangan dialog energi multilateral, Moskow dan Jakarta menyerukan transisi energi yang adil dan seimbang yang mempertimbangkan beragam pendekatan nasional. Bidang kerja prioritas meliputi menjamin keamanan energi, dengan mempertimbangkan keadaan nasional, memberantas kemiskinan energi, dan prinsip netralitas teknologi tanpa diskriminasi antar sumber energi,” ujar Tolchenov.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Rusia dan Indonesia memiliki visi yang selaras untuk terus memperkuat dialog di segala bidang.
Baca Juga: Perkuat Armada Udara, Iran Mulai Uji Terbang Helikopter Serang Mi-28NE Buatan Rusia
Penguatan hubungan bilateral ini didasarkan pada semangat BRICS, yakni saling menghormati dan mempertimbangkan kepentingan satu sama lain.
Forum ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi terciptanya solusi konkret dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global, tanpa mengesampingkan kebutuhan pembangunan ekonomi dan ketahanan energi di negara-negara berkembang.
(FR)
















